Breaking

Mahasiswa KKM Universitas Primagraha Tingkatkan Kemampuan Calistung Anak, Warga Pancalaksana Beri Apresiasi

Lintassuaraindonesia.com – Di tengah masih terbatasnya pendampingan belajar di luar sekolah, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha Kelompok 05 menghadirkan solusi nyata melalui program belajar mengajar sore di Posko KKM, Kelurahan Pancalaksana. Selama dua pekan terakhir, program tersebut berhasil meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) anak-anak sekaligus mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Setiap sore, mahasiswa KKM mendampingi anak-anak usia dini hingga sekolah dasar dalam proses belajar yang interaktif dan menyenangkan. Pendekatan tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan semangat belajar para peserta.

Perkembangan anak-anak terlihat cukup signifikan. Sejumlah peserta yang sebelumnya masih kesulitan membaca dan berhitung kini mulai mampu memahami materi dengan lebih baik.

Mahasiswa KKM, Alif Nur Cahyadi, tidak hanya mengajarkan calistung. Mereka juga memperkaya materi pembelajaran dengan mengenalkan dasar-dasar bahasa Arab melalui mufrodat (kosakata) dan mahfudzot (kata-kata mutiara).

“Kami ingin anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga mengenal bahasa Arab sejak dini melalui mufrodat dan mahfudzot. Alhamdulillah, mereka sangat antusias mengikuti setiap pembelajaran dan mampu menghafal beberapa kosakata yang kami ajarkan,” ujar Alif.

Mahasiswa KKM lainnya, Fitri, menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh materi, tetapi juga oleh metode penyampaiannya. Karena itu, mahasiswa memadukan proses belajar dengan permainan edukatif, bernyanyi, dan berbagai aktivitas interaktif agar anak-anak tetap antusias.

“Belajar tidak harus selalu berfokus pada penyampaian materi.” ujarnya

Fitri menambahkan, program tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan seremonial ataupun pembangunan fisik. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kelurahan Pancalaksana. Pengabdian mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi muda,” tutupnya.

Ketua RT 010 Kampung Cibuntung, Dasuki, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM Universitas Primagraha. Menurutnya, program belajar mengajar sore telah membantu para orang tua dalam mendampingi pendidikan anak-anak mereka.

“Kegiatan ini sangat baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan. Banyak warga merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan pendampingan belajar setiap sore. Pendidikan adalah pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas, sehingga kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Dasuki.

Respon positif juga datang dari para orang tua. Mereka mengaku melihat perubahan yang cukup nyata pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak-anak setelah mengikuti program tersebut. Selain kemampuan akademik yang meningkat, semangat belajar anak-anak juga tumbuh karena proses pembelajaran dikemas secara menyenangkan.

Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa melalui Kuliah Kerja Mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Melalui pendidikan, Mahasiswa KKM Universitas Primagraha Kelompok 05 menunjukkan bahwa pengabdian yang sederhana mampu memberikan dampak besar bagi masa depan generasi penerus.

(Kar)

Tinggalkan komentar